Selamat datang di Crent Regeneration.

Terimakasih atas kunjungan anda.
"Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah,"
"Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri. Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya."(Ef 2:19,8-10)

8/07/2014

(Bab 4) YESUS

4

YESUS

(A). Yesus Adalah Anak Allah

Lebih dari dua ribu tahun yang lalu seorang anak laki-laki lahir dalam peristiwa sejarah. Ia dilahirkan ke dunia dan tumbuh menjadi laki-laki dewasa sama seperti kita, tetapi laki-laki ini berbeda dengan yang lainnya. Dia bukan seorang manusia biasa.
Seorang perawan mengandung karena Roh Kudus untuk melahirkan Yesus. Ia adalah Allah Sendiri, yang datang ke bumi dalam rupa manusia. Ia adalah "Anak Allah"
Lukas 1:26-35

Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.


Firman itu telah menjadi manusia, dan diam diantara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran. Yohanes 1:1,14

(B). Yesus Datang Ke Dunia Untuk Suatu Tujuan Yang Khusus

1.
Untuk Menyelamatkan Manusia Dari Kuasa Iblis
Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang. Lukas 19:10 Lihat juga kitab Kolose 1:13-14.

2. Untuk Menyerahkan Hidup-Nya Sebagai Tebusan Untuk Menyelamatkan Kita.
"...Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang." Matius 20:28

3. Untuk Menghancurkan Pekerjaan Iblis Di Dalam Hidup Kita.
Barang siapa yang tetap berbuat dosa, berasal dari Iblis, sebab Iblis berbuat dosa dari mulanya. Untuk inilah Anak Allah menyatakan diri-Nya, yaitu supaya Ia membinasakan perbuatan-perbuatan Iblis itu.
1 Yohanes 3:8

4. Untuk Memberi Hidup Kekal Kepada Kita.
Dan inilah kesaksian itu : Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya. Barang siapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barang siapa tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup.  1 Yohanes 5:11-12

5. Untuk Memberi "Kelahiran" Baru Ke Dalam Keluarga Allah Kepada Kita.

Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang
percaya dalam nama-Nya; orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah. Yohanes 1:12-13

6. Untuk Memulihkan Hubungan Kita Dengan Allah Bapa.
Apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar itu, kami beritakan kepada kamu juga, supaya kamu pun beroleh persekutuan dengan kami. Dan persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan Anak-Nya, Yesus Kristus. 1Yohanes 1:3

(C). Yesus Datang Untuk Menunjukkan Siapakah Allah Itu Kepada Kita

Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia. Kata Filipus kepada-Nya: ''Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami.” Kata Yesus kepadanya:'Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barang siapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata : Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami. Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya. Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri. Yohanes 14:7-11

1. Dia Menunjukkan Kasih Allah Kepada Kita.
Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah-tengah kita, yaitu, bahwa Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup oleh-Nya.

Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, Tetapi Allah yang telah mengasihi kita, dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita. 1 Yohanes 4:9,10 ( Lihat juga Roma 5:8)

2. Dia Menunjukkan Kuasa Allah Kepada Kita

a.
Dia Menyembuhkan Orang Sakit, Lumpuh Dan Buta.
Maka tersiarlah berita tentang Dia di seluruh Siria dan dibawalah kepada-Nya semua orang yang buruk keadaannya, yang menderita pelbagai penyakit dan sengsara, yang kerasukan, yang sakit ayan dan yang lumpuh, lalu Yesus menyembuhkan mereka. Matius 4:24 (Lihat juga Yohanes 9:1-7)

b. Dia Mengusir Roh-Roh Jahat
Ia menyembuhkan banyak orang yang menderita bermacam-macam penyakit dan mengusir banyak setan; Ia tidak memperbolehkan setan-setan itu berbicara, sebab mereka mengenal Dia.
Markus 1:34 (Lihat juga Markus 5:1-17)

c. Dia Melakukan Mujizat-Mujizat
Lalu mengamuklah taufan yang sangat dahsyat dan ombak menyembur masuk ke dalam perahu, sehingga perahu itu mulai penuh dengan air.
Pada waktu itu Yesus sedang tidur di buritan di sebuah tilam. Maka murid-murid-Nya membangunkan Dia dan berkata kepada-Nya: 'Guru Engkau tidak perduli kalau kami binasa?'
Ia pun bangun, menghardik angin itu dan berkata kepada danau itu: 'Diam! Tenanglah!' Lalu angin itu reda dan danau itu menjadi teduh sekali.
 Lalu Ia berkata kepada mereka:' Mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya?'
Mereka menjadi sangat takut dan berkata seorang kepada yang lain: “Siapa gerangan orang ini, sehingga angin dan danau pun taat kepada-Nya?”
Markus 4:37-41 (Lihat juga Yoh 6:1-21)

d. Dia Membangkitkan Orang Mati
"...berserulah Ia dengan suara keras: 'Lazarus, marilah keluar!' Orang yang telah mati itu datang keluar, kaki dan tangannya masih terikat dengan kain kapan dan mukanya tertutup dengan kain peluh. Kata Yesus kepada mereka: “Bukalah kain-kain itu dan biarkan ia pergi!"
Yohanes 11:43.44 (Lihat juga Lukas 7:11-17)

(D). Yesus Ikut Merasakan Penderitaan Kita Dalam Hidupnya.

Ketika Yesus hidup di bumi mengalami segala macam masalah kehidupan seperti yang kita hadapi, dan karena itu Ia turut merasakan kelemahan-kelemahan kita.

Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa.  Ibrani 4:15 (Lihat juga Matius 8:17)

(E). Yesus Mati Dikayu Salib Untuk Kita

Orang-orang kafir menangkap dan menyalibkan Yesus di atas kayu salib. Ia sebenarnya bisa menyelamatkan diri-Nya sendiri, tetapi Ia tidak melakukannya, karena hanya melalui kematian-Nya diatas kayu Salib, Allah akan menyelamatkan dunia. Yesus mati untuk kita!
(Baca Markus 15:16-39)

Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh. 1 Petrus 2:24 (Lihat juga Yesaya 53:5,6)

(F). Yesus Bangkit Dari Kematian Untuk Kita

Setelah tiga hari di dalam kubur, Allah membangkitkan Anak-Nya dari kematian! (Bacalah Matius 28). Hal ini juga untuk kita!

Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya yang besar, yang dilimpahkan-Nya kepada kita, telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus... dan di dalam Kristus Yesus Ia telah membangkitkan kita juga dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di Surga. Efesus 2:4-6  (Lihat juga Roma 6:4)

(G). Yesus Membuka Pintu Surga Untuk Kita

Ketika pekerjaan-Nya di bumi sudah selesai, Yesus kembali ke Surga, kehadapan Allah Bapa dan juga Dia membuka jalan untuk kita masuk dalam hadirat-Nya, sekarang dan selama-lamanya.

Jadi saudara-saudara, oleh darah Yesus kita sekarang penuh keberanian dapat masuk ke dalam tempat kudus,
karena Ia telah membuka jalan yang baru dan yang hidup bagi kita melalui tabir, yaitu diri-Nya sendiri,
dan kita mempunyai seorang Imam Besar sebagai kepala Rumah Allah.
Karena itu marilah kita menghadap Allah dengan hati yang tulus ikhlas dan keyakinan iman yang teguh..."
Ibrani 10:19-22a  (lihat juga Yohanes 14:1-3) 

No comments:

Post a Comment