Selamat datang di Crent Regeneration.

Terimakasih atas kunjungan anda.
"Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah,"
"Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri. Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya."(Ef 2:19,8-10)

9/11/2011

"KARENA IMAN"

Yosua 2:1-7

Yosua adalah salah seorang dari dua belas mata-mata yang dulu dikirim oleh Musa untuk mengintai Kanaan. Kini berbalik, Yosualah yang mengirimkan dua mata-mata untuk mengintai kota Yerikho. Yosua ingin mendapatkan informasi mengenai Yerikho agar dapat menyusun strategi yang tepat untuk merebut kota itu.

Rahab mungkin mengenali kedua orang itu sebagai pendatang dan karena ada peringatan mengenai kemungkinan kehadiran mata-mata, ia menyimpulkan bahwa kedua orang itu adalah orang Israel. Maka ia mengundang mereka ke rumahnya untuk bersembunyi. Rahab, seorang perempuan sundal, memilih berbohong dan mengambil risiko guna menyelamatkan dua mata-mata Israel. Mengapa? Karena dia mengimani Allah Israel. Dia yakin, suatu saat Israel akan menaklukkan Yerikho karena Allah Israel berkuasa. Pada saat itu rajanya sekalipun tidak akan mampu melindungi dia. Maka Rahab berharap agar Allah Israel melepaskan dia dari bahaya itu. Rahab mungkin tidak tahu banyak tentang Allah Israel, tetapi ada satu hal yang dia yakini yaitu bahwa Allah Israel adalah Allah yang Maha Kuasa.

Selain memahami situasi sosial-politik secara global, Rahab ternyata memiliki kepekaan spiritual yang memampukan dia memilih beriman kepada Allah Israel. Dalam hal iman, Rahab menjadi teladan bagi kita. Di tengah situasi dunia yang gonjang ganjing, dia tahu bahwa ada yang bisa dia percayai sebagai tempat perlindungan sejati, yaitu Allah Israel, yang Maha Kuasa.

Kita saat ini hidup dalam dunia yang tidak menentu. Perang terjadi silih berganti di berbagai belahan dunia dan bencana alam menimpa negeri-negeri yang punya peranan penting, ini membuat dunia dilanda krisis ekonomi. Akibatnya banyak orang yang kalut memikirkan cara berinvestasi agar hartanya tidak habis digerus krisis. Sementara yang tidak berpunya hanya bisa pasrah pada nasib. Lalu bagaimana dengan kita, yang menyebut diri beriman? Tak perlu khawatir dengan berbagai kabar dan isu. Landasan iman kita hanyalah Allah. Yakini bahwa Dia yang berkuasa itu akan menjaga dan memelihara. (RM)
Published with Blogger-droid v1.7.4

No comments:

Post a Comment