Selamat datang di Crent Regeneration.

Terimakasih atas kunjungan anda.
"Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah,"
"Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri. Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya."(Ef 2:19,8-10)

8/23/2014

(Bab 7) BAPTISAN AIR

7
Baptisan Air


Yesus memerintahkan semua orang yang percaya kepada-Nya untuk di baptis di dalam air. 
Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepada-Ku telah
diberikan segala kuasa di sorga dan di bimi. Karena itu pergilah, jadikanlah semau bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,” 
Matius 28:18-19

Di baptis artinya di benamkan kedalam air secara total. Bukan di percik ataupun di semprot, apalagi di siram. Tetapi di benamkan dalam air.

Setelah bertobat dan menerima Kristus sebagai Juru Selamat, langkah berikutnya yang harus kita lakukan adalah di baptis air. Kita harus memperhatikan dengan cermat bahwa baptisan air adalah perintah Tuhan:

Maka berilah dirimu di baptis


“Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing member dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus. 
Kisah Para Rasul 2:38

Pengertian Baptisan Air
Jika kita mengerti makna dari baptisan air, kita akan menang dan bebas dari segala dosa sewaktu kita ditenggelamkan kedalam air, merupakan tanda mati terhadap dosa, dan sewaktu kita keluar dari air merupakan tanda pertobatan (Matius 3:11) dan tanda bangkit bersama Kristus. Dan kita menerima kelahiran baru.


Lima Langkah Gambaran Pekerjaan Allah

1. Manusia lama kita turut disalibkan dan mati bersama Kristus.
Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya  tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa. Sebab siapa yang telah mati, ia telah bebas dari dosa.
Roma 6:6-7

2.
Dikuburkan bersama Kristus.
Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya? Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian. Roma 6:3-4a

3. Dibangkitkan bersama Kristus.
supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.
Sebab jika kita menjadi satu dengan apa yang sama dengan kematian-Nya, kita juga akan menjadi satu dengan apa yang sama dengan kebangkitan-Nya, Roma 6:4b-5

4. Kita hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus.
Jadi jika kita telah mati dengan Kristus, kita percaya, bahwa kita akan hidup juga dengan Dia. Karena kita tahu, bahwa Kristus, sesudah Ia bangkit dari antara orang mati, tidak mati lagi: maut tidak berkuasa lagi atas Dia. Sebab kematian-Nya adalah kematian terhadap dosa, satu kali dan untuk selama-lamanya, dan kehidupan-Nya adalah kehidupan bagi Allah. Demikianlah  hendaknya kamu memandangnya: bahwa kamu telah mati bagi dosa, tetapi kamu hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus. Roma 6:8-11

5. Allah memberikan tempat kepada kita bersama-sama dengan Dia di Sorga.
Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya yang besar, yang dilimpahkan-Nya kepada kita, telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita- oleh kasih karunia kamu diselamatkan—dan di dalam Kristus Yesus Ia telah membangkitkan kita juga dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga, Efesus 2:4-6


Karena itu, kalau kamu dibangkitkan
bersama-sama dengan Kristus,
carilah perkara yang di atas,
di mana Kristus ada,
duduk di sebelah kanan Allah.
Kolose 3:1

Lima pertanyaan yang biasa diajukan mengenai baptisan air :
- SIAPA yang harus dibaptis?
- MENGAPA kita harus dibaptis?
- KAPAN kita harus dibaptis?
- BAGAIMANA kita harus dibaptis?
- DI MANA kita harus dibaptis?

A. Siapa Yang Harus Dibaptis Air?
Sebelum Tuhan Yesus Kristus naik ke Sorga, Ia memerintahkan murid-murid-Nya:
"Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Siapa yang percaya dan di baptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan di hukum.
Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah. Markus 16:15-16,19


Di sini kita melihat bahwa perintah Tuhan Yesus sangatlah sederhana dan jelas. Hanya mereka yang sungguh-sungguh percaya dan meletakkan iman mereka kepada Kristus yang harus di baptis. Jadi mereka yang di baptis adalah mereka yang sudah cukup dewasa untuk membuat keputusan pribadi bagi dirinya sendiri.
Perintah untuk di baptis di dalam Alkitab di peruntukkan bagi "usia yang bisa diperhitungkan". Usia ini di mulai ketika seorang anak tahu mana yang benar dan mana yang salah. "Sebab sebelum anak itu tahu menolak yang jahat dan memilih yang baik ... " (Yesaya 7:16). Pada usia ini, anak-anak orang percaya diselamatkan dan dilindungi oleh iman orang tua mereka.

"Siapakah yang akan di baptis?" yaitu mereka yang telah meletakkan iman pribadinya kepada Tuhan Yesus Kristus. Dan mereka yang telah membuat pilihannya sendiri untuk menjadi murid-murid-Nya dan mengikuti Dia.

1. Contoh-contoh Alkitabiah

Hari Pentakosta
Ketika mereka mendengar hal itu hati mereka sangat terharu, lalu mereka bertanya kepada Petrus dan rasul-rasul yang lain: "Apakah yang harus kami perbuat, saudara-saudara?"
Jawab Petrus kepada mereka: "Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing member dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.

Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa.
Kisah Para Rasul 2:37-38,41

Perhatikan bahwa mereka yang menerima perkataan itu dan mentaati perintah untuk bertobatlah yang di baptis.

Kristen Baru di Samaria
Ketika Filipus berkotbah di Samaria dan mendemonstrasikan kuasa Allah yang Ajaib dengan tanda-tanda dan mujizat kesembuhan, mereka mempercayai apa yang dikotbahkan Filipus mengenai Kerajaan Allah dan nama Yesus Kristus, mereka memberi diri di baptis, baik laki-laki maupun perempuan [tidak disebutkan adanya anak-anak]

Tetapi sekarang mereka percaya kepada Filipus yang memberitakan Injil tentang Kerajaan Allah dan tentang nama Yesus Kristus, dan mereka member diri mereka dibaptis, baik laki-laki maupun perempuan.
Kisah Para Rasul 8:12

Saulus dari Tarsus
Lalu pergilah Ananias ke situ dan masuk ke rumah itu. Ia menumpangkan tangannya ke atas Saulus, katanya: ”Saulus, saudaraku, Tuhan Yesus, yang telah menampakkan diri kepadamu di jalan yang engkau lalui, telah menyuruh aku kepadamu, supaya engkau dapat melihat lagi dan penuh dengan Roh Kudus.”
Dan seketika itu juga seolah-olah selaput gugur dari matanya, sehingga ia dapat melihat lagi. Ia bangun lalu dibaptis. Kisah Para Rasul 9:17-18


Kita telah memperhatikan bagaimana, dalam perjalanan ke Damsyik, Saulus bertobat dari dosa-dosanya, dan menyebut Yesus "Tuhan". Ananias di katakan sebagai "murid Tuhan" (Kis 9:10). Ananias memanggil Saulus sebagai “Saulus saudaraku", karena iman pribadinya kepada Kristus, Saulus telah menjadi saudaranya di dalam Tuhan. Jadi rasul Paulus hamba Allah yang diurapi itu juga menerima baptisan air sebagai seorang percaya.

Kornelius dan Sahabat-sahabatnya
“Bolehkah Orang mencegah untuk membaptis orang-orang ini dengan air, sedangkan mereka telah menerima Roh Kudus sama seperti kita?”  Lalu ia menyuruh mereka dibaptis dalam nama Yesus Kristus.
Kisah Para Rasul10:47-48a

Ketika kita melihat pelajaran ini mengenai pertobatan, Kornelius dan sahabat-sahabatnya adalah orang-orang pertama yang percaya dan bertobat.

Jadi jika Allah memberikan karunia-Nya kepada mereka sama seperti kepada kita pada waktu kita mulai percaya kepada Yesus Kristus, bagaimanakah mungkin aku mencegah Dia? Ketika mereka mendengar hal itu, lalu memuliakan Allah, katanya: “Jadi kepada bangsa-bangsa lain juga Allah mengaruniakan pertobatan yang memimpin kepada hidup.”  Kisah Para Rasul 11:17-18

Kemudian mereka menerima karunia Roh Kudus. Perhatikan bahwa mereka yang telah menerima Roh Kudus juga di baptis dalam air.

2. Baptisan Seluruh Keluarga

Kita sekarang berhubungan dengan masalah baptisan seluruh keluarga seperti apa yang tercatat di dalam Alkitab: Ada empat contoh baptisan seluruh keluarga di dalam Alkitab.

Seluruh Keluarga Stefanus
Kamu tahu, bahwa Stefanus dan keluarganya adalah orang-orang yang pertama-tama bertobat di Akhaya, dan bahwa mereka telah mengbdikan diri kepada pelayanan orang-orang kudus.
“ Juga keluarga Stefanus aku yang membaptisnya”
1Korintus 1:16,1Korintus 16:15

Kepala Penjara Filipi Dan Keluarganya.
Kepala penjara itu menyuruh membawa suluh (obor), lalu berlari masuk dan dengan gemetar tersungkurlah ia di depan Paulus dan Silas. Ia mengantar mereka ke luar, sambil berkata:”Tuan-tuan, apakah yang harus aku perbuat, supaya aku selamat?”
Jawab mereka: “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu.”Lalu mereka memberitakan firman Tuhan kepadanya dan kepada semua orang yang ada di rumahnya. Pada jam itu juga kepala penjara itu membawa mereka dan membasuh bilur mereka. Seketika itu juga ia dan keluarganya member diri dibaptis. Lalu ia membawa mereka ke rumahnya dan menghidangkan makanan kepada mereka. Dan ia sangat bergembira, bahwa ia dan seisi rumahnya telah menjadi percaya kepada Allah. 
Kisah Para Rasul 16:29-34

 
Jelas sekali bahwa seluruh keluarga kepala penjara itu berlari ke sel penjara tersebut ketika terjadi gempa bumi yang membebaskan para tawanan. Akan tetapi Paulus dan Silas, tidak melarikan diri dari penjara itu, tetapi justru mengambil kesempatan itu untuk memberitakan Injil kepada semua orang yang ada itu. Mereka semua mendengarkan Firman Tuhan. Dan mereka semua 
percaya, maka mereka semua member dirinya di baptis. Jadi seluruh anggota keluarga kepala penjara itu mendengar dan percaya kepada firman Allah. Oleh karena itu mereka semua di baptis sebagai orang-orang percaya, dan membuat hati mereka bersuka cita karena mereka yang telah menjadi percaya kepada Allah. Sekali lagi, kita melihat bahwa semua itu adalah baptisan bagi orang percaya.

Krispus;  Kepala Rumah Ibadat Dan Keluarganya
Tetapi Krispus, kepala rumah ibadat itu, menjadi percaya kepada Tuhan bersama-sama dengan seisi rumahnya, dan banyak dari orang-orang Korintus, yang mendengarkan pemberitaan Paulus, menjadi percaya dan memberi diri mereka dibaptis. 
Kisah Para Rasul 18:8

Krispus, kepala rumah ibadat itu, percaya kepada Tuhan, bersama-sama dengan seluruh anggota keluarganya dan banyak orang-orang Korintus yang mendengarkan pemberitaan Paulus menjadi percaya dan memberi diri mereka dibaptis.

Lidia Bersama-sama Seisi Rumahnya
Seorang dari perempuan-perempuan itu yang bernama Lidia turut mendengarkan. Ia seorang penjual kain ungu dari kota Tiatira, yang beribadah kepada Allah. Tuhan membuka hatinya, sehingga ia memperhatikan apa yang dikatakan oleh Paulus. Sesudah ia dibaptis bersama-sama dengan seisi rumahnya, ia mengajak kami, katanya:”Jika kamu berpendapat, bahwa aku sungguh-sungguh percaya kepada Tuhan, marilah menumpang di rumahku.” Ia mendesak sampai kami menerimanya.

 
Kisah Para Rasul 16:14-15

B. Mengapa Kita Harus Dibaptis?
Karena baptisan air adalah perintah Tuhan Yesus. Dan merupakan langkah kedua setelah menjadi percaya dan bertobat. Dari pengajaran Para Rasul yang diatasnya kita membangun kehidupan sebagai orang-orang percaya. Baptisan air memiliki pengertian rohani yang lebih mendalam lagi. Dari banyak pengertian rohani yang dapat ditulis mengenai baptisan air, kita hanya akan menjelaskan aspek terpenting dari baptisan air.

1.Untuk Memohonkan Hati Nurani Yang Baik
Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan - maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Allah- oleh kebangkitan Yesus Kristus, yang duduk di sebelah kanan Allah, setelah Ia naik ke sorga sesudah segala malaikat, kuasa dan kekuatan ditaklukkan kepada-Nya. 1 Petrus 3:21-22

2. Kesaksian Umum
Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya? Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptism dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru. Roma 6:3-4

Setiap kali seseorang dibaptis menurut firman Allah, mereka menyatakan kepada dunia bahwa Yesus Kristus telah disalibkan di atas kayu salib; dengan mencurahkan darah-Nya dan mati untuk dosa-dosa mereka.

3. Pengakuan Iman
Setiap orang yang mengakui Aku di hadapan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di Surga. Tetapi barang siapa menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkalnya di depan Bapa-Ku yang di Surga"  Matius 10:32-33

Perjanjian Baru mengajarkan bahwa langkah selanjutnya bagi orang percaya baru, adalah mengakui iman mereka di dalam Yesus Kristus dengan memberi dirinya di baptis air di depan umum.

4. Menggenapkan Seluruh Kehendak Allah
Maka datanglah Yesus dari Galilea ke Yordan kepada Yohanes untuk dibaptis olehnya. Tetapi Yohanes mencegah Dia, katanya: “Akulah yang perlu dibaptis oleh-Mu, dan Engkau yang datang kepadaku?” Lalu Yesus menjawab, katanya kepadanya: “Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah.” Dan Yohanes pun menuruti-Nya. Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya. Lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan:”Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.” Matius 3:13-17


Jika Yesus Kristus yang tidak berdosa dan tidak bernoda harus dibaptis untuk menggenapkan seluruh kehendak Allah. Lebih-lebih lagi kita, juga harus di baptis dalam air sebagaimana halnya dengan Yesus. Kalau kita di baptis sama seperti Yesus berarti kita mau tunduk menggenapi seluruh kebenaran Allah.

5. Perintah Tuhan Yesus
Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus. Matius 28:19

Bukti yang nyata dari kasih kita kepada Kristus bukan dengan kata-kata saja, bukan juga dengan pekerjaan-pekerjaan yang kita lakukan bagi Dia, bukan doa-doa kita, atau dengan membaca Alkitab, bukan dengan hanya rajin pergi ke gereja saja. Walaupun semuanya itu penting. Bukti yang sesungguhnya adalah: apakah kita telah melakukan perintah-perintahnya? Mengapakah kita tidak bersegera melakukan perintah-Nya? Seperti yang di katakan: Mazmur 119:60


Aku bersegera
dan tidak berlambat-lambat
untuk berpegang pada
perintah-perintah-Mu.

C. Kapankah Kita Harus Dibaptis ?
"KAPANKAH kita harus di baptis air?" Segera! setelah kita bertobat dari dosa-dosa kita, dan mempercayai Injil, serta menerima Tuhan Yesus Kristus kedalam hati kita.
Kata, sebagai tanda pertobatan dan keselamatan adalah "sekarang!"

Pada hari Pentakosta, tiga ribu orang yang bertobat dari dosa-dosa mereka "di baptis...pada hari itu" (Kisah Para Rasul 2:41). Tidak ada penundaan.

Orang-orang Samaria di baptis air "... ketika mereka percaya" (Kisah Para Rasul 8:12).

Sida-sida dari Etiopia segera di baptis setelah mereka percaya kepada Kristus, walaupun ini adalah kotbah Injil pertama yang didengarnya.

Maka mulailah Filipus berbicara dan bertolak dari Injil Yesus kepadanya. Mereka melanjutkan perjalanan mereka, dan tiba di suatu tempat yang ada air. Lalu kata sida-sida itu:”Lihat, di situ ada air, apakah halangannya, jika aku dibaptis?” [Sahut Filipus: “Jika tuan percaya dengan segenap hati, boleh.”Aku percaya,bahwa Yesus Kristus adalah Anak Allah.”] Lalu orang Etiopia itu menyuruh menghentikan kereta itu, dan keduanya turun ke dalam air, baik Filipus maupun sida-sida itu, dan Filipus membaptis dia. 
Kisah Para Rasul 8:35-38

D. Bagaimana Kita Seharusnya Di baptis ?
Pertanyaan berikutnya adalah "BAGAIMANA kita harus di baptis?" Jika kita dengan segenap hati ingin membangun dasar yang baik dan kokoh untuk hidup keKristenan kita, penting sekali bagi kita untuk mendapatkan jawaban yang benar.
Kata baptisan dalam bahasa Yunani adalah baptizo berasal dari kata bapto, yang berarti "mencelupkan atau membenamkan".
Sebagai contoh, kata bapto dipakai di antara orang-orang Yunani sebagai proses pencelupan pakaian. Ketika sepotong kain dicelup, kain itu masuk ke dalam cairan yang berwarna sampai warna kain tersebut berubah.

Metode Alkitabiah dari Baptisan
Di dalam Alkitab kata ini berarti "mencelupkan atau membenamkan", kita harus melakukan apa yang diperintahkan dalam Alkitab.

Dan hal-hal di bawah ini yang dapat kita temukan di dalam Alkitab:
a. Yohanes Pembaptis
Maka datanglah kepadanya penduduk dari Yerusalem, dari seluruh Yudea dan dari seluruh daerah sekitar Yordan. Lalu sambil mengaku dosanya mereka dibaptis oleh Yohanes di sungai Yordan. Matius 3:5-6

Alkitab tidak menerangkan lebih jauh. Mereka di baptis - dalam air di sungai Yordan. Sesungguhnya, Alkitab mengajarkan bahwa baik Yohanes Pembaptis dan Tuhan Yesus sendiri memilih tempat di mana terdapat banyak air untuk melakukan baptisan:

Sesudah itu Yesus pergi dengan murid-murid-Nya ke tanah Yudea dan Ia diam di sana bersama-sama mereka dan membaptis. Akan tetapi Yohanes pun membaptis juga di Ainon, dekat Salim, sebab di situ banyak air, dan orang-orang datang ke situ untuk dibaptis.
Yohanes 3:22-23

Ainon berarti "mata air atau sumber air". Karena ada banyak kolam dan sungai kecil di sana, maka tersedia "banyak air" itu sangat penting, karena mereka membaptis orang dengan cara membenamkannya ke dalam air.

b. Baptisan Kristus
Pada waktu itu datanglah Yesus dari Nazaret di tanah Galilea. Dan Ia dibaptis di sungai Yordan oleh Yohanes. Pada saat Ia keluar dari air, Ia melihat langit terkoyak, dan Roh seperti burung merpati turun ke atas-Nya. Markus 1:9-10

Tuhan Yesus di baptis di dalam air, dan keluar dari air. Ia datang dan memberikan teladan, yang harus kita ikuti.
Sebab untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristus pun telah menderita untuk kamu dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejak-Nya.
1Petrus 2:21
Sudahkah kita mengikuti teladan-Nya? 
Sudahkah kita di baptis di dalam air dan keluar dari dalam air?
c. Sida-sida Etiopia
Lalu orang Etiopia itu menyuruh menghentikan kereta itu, dan keduanya turun ke dalam air, baik Filipus maupun sida-sida itu, dan Filipus membaptis dia. Dan setelah mereka keluar dari air, Roh Tuhan tiba-tiba melarikan Filipus dan sida-sida itu tidak melihatnya lagi. Ia meneruskan perjalanannya dengan sukacita.
Kisah Para Rasul 8:38-39
Mengapa Alkitab berkata, "mereka keluar dari air?” Karena kata "membaptis" berarti membenamkan, dan Perjanjian Baru tidak menjelaskan baptisan dengan cara yang lain lagi.

E. Di Mana Kita Harus Di baptis?
Dari perjalanan kita mengenai "BAGAIMANA kita akan di baptis?" Alkitab berkata bahwa mereka membaptis di dalam air di mana tersedia cukup banyak air, misalnya membaptis di dalam laut, di sungai, di sungai-sungai kecil, kolam air, dan sumber mata air, atau di mana jika mungkin baptisan dilakukan sesuai yang tertulis di dalam Alkitab, sebagai kesaksian bagi umum.
Beberapa gereja mempunyai bak air yang dalam, atau "kolam baptisan" di dalam bangunan. Untuk mengikuti pola Alkitab, kita dianjurkan mempunyai suatu tempat di mana terdapat cukup air, agar kita dapat di baptis sampai tenggelam dan keluar dari air.

Dan sekarang,
mengapa engkau masih ragu-ragu?
Bangunlah, berilah dirimu dibaptis
dan dosa-dosamu disucikan
sambil berseru kepada nama Tuhan!

Kisah Para Rasul 22:16


8/17/2014

(Bab 6) PENUMPANGAN TANGAN

6
Penumpangan Tangan


Jikalau kita mempelajari pelajaran dasar mengenai penumpangan tangan, kita akan mengerti bahwa Allah bekerja melalui orang–orang yang percaya kepada-Nya, untuk mengambil bagian dalam kasih Karunia-Nya.
Walaupun Allah yang Maha Kuasa yang bekerja di dalam sejarah kehidupan ini, ia juga bekerja secara khusus melalui orang–orang kudus-Nya. Pelayanan penumpangan tangan terdapat dalam perjanjian lama dan perjanjian baru dengan kata lain ajaran penumpangan tangan menyatakan bahwa Allah yang Maha Besar bekerja melalui setiap orang percaya untuk dipakai bagi kemuliaannya.

Tanda-tanda ini akan menyertai orang–orang yang percaya:
Mereka akan mengusir setan-setan demi namaku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.
Markus16:17-18

Setibanya di situ kedua rasul itu berdoa, supaya orang-orang Samaria itu beroleh Roh Kudus. Sebab Roh Kudus belum turun di atas seorangpun di antara mereka, karena mereka hanya dibaptis dalam nama Tuhan Yesus. Kemudian keduanya menumpangkan tangan di atas mereka, lalu mereka menerima Roh Kudus. 
Kisah Para Rasul 8:15-17

I. Arti Tangan Dalam Firman Tuhan/ Alkitab
Dalam Firman Tuhan, tangan selalu dipergunakan sebagai tanda dari kemampuan dan tanda dari saluran dari kuasa, berkat dan otoritas rohani.
Sesungguhnya tangan Tuhan tidak kurang panjang untuk menyelamatkan dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar Yesaya 59:1.

A. Tangan Tuhan melambangkan:

1. Kuasa
Tangan kanan-Mu, TUHAN, mulia karena kekuasaan-Mu itu, tangan kanan-Mu, TUHAN, menghancurkan musuh. Keluaran 15:6

Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku,
dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tanganKu.
  Yohanes 10:27-28

2. Kemurahan
Ketika kuberitahukan kepada mereka, betapa murahnya tangan Allah yang melindungi aku…….oleh karena tangan murah Allahnya itu melindungi dia.
Nehemia 2:18, Ezra 7:9

3. Penopang
Kau berikan kepadaku perisai keselamatan-Mu. Tangan kanan-Mu menyokong aku, kemurahan-Mu membuat aku besar. Mazmur 18:36

TUHAN menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya; apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab tangan TUHAN menopang tangannya.  Mazmur 37:23-24

Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya. 1 Petrus 5:6

4. Mencipta
Tangan-Ku juga meletakkan dasar bumi, dan tangan kanan-Ku membentangkan langit. Ketika Aku menyebut namanya semua bermunculan.  Yesaya48:13

5. Kelepasan
Dalam sekejap mata keselamatan yang dari pada-Ku akan dekat, kelepasan yang Kuberikan akan tiba, dan dengan kekuasaan-Ku Aku akan memerintah bangsa-bangsa; kepada-Kulah pulau-pulau menanti-nanti, perbuatan tangan-Ku mereka harapkan. Yesaya 51:5

6. Memberkati
Semuanya menantikan Engkau, supaya diberikan makanan pada waktunya. Apabila Engkau memberikannya, mereka memungutnya; apabila Engkau membuka tanganMu, mereka kenyang oleh kebaikan (Mazmur 104:27-28).

B. Allah memakai manusia/hamba-hamba-Nya sebagai saluran kuasanya. 
Allah memberi otoritas, kuasa dan berkat-berkat melalui setiap orang Kristen atau setiap orang percaya.

1. Kemenangan-kemenangan oleh Allah melalui tangan manusia.

Roh Tuhan menghinggapi dia dan ia menghakimi orang Israel, ia maju berperang, lalu Tuhan menyerahkan Kusyan-Risyataim, raja Aram ke dalam tangannya sehingga ia mengalahkan Kusyan-Risyataim.
Hakim-hakim 3:10

2. Pekerjaan-pekerjaan/pelayanan-pelayanan yang kita lakukan sekarang hanyalah karena Allah bekerja melalui kita.
Karena mereka itu semua mau menakut-nakutkan kami. Pikirnya: mereka akan membiarkan pekerjaan itu, sehingga tidak dapat diselesaikan. Tetapi aku justru berusaha sekuat tenaga. Nehemia 6:9

3. Kita harus selalu mengingat bahwa tangan Tuhanlah yang selalu bekerja disaat ini.
Aku teringat kepada hari-hari dahulu kala, aku merenungkan segala pekerjaan-Mu, aku memikirkan perbuatan tangan-Mu. Mazmur 143:5

supaya semua orang melihat dan mengetahui, memperhatikan dan memahami, bahwa tangan Tuhan yang membuat semuanya ini dan yang Maha Kudus, Allah Israel yang menciptakannya. Yesaya 41:20

4. Melalui tangan rasul –rasul terjadi tanda-tanda / mujizat-mujizat.
Paulus dan Barnabas tinggal beberapa waktu lamanya disitu. Mereka mengajar dengan berani, Mereka mengajar dengan berani, karena mereka percaya kepada Tuhan. Dan Tuhan menguatkan berita tentang kasih karunianya dengan mengaruniakan kepada mereka kuasa untuk mengadakan tanda-tanda dan mujizat-mujizat.

Oleh Paulus Allah mengadakan mujizat-mujizat yang luar biasa, bahkan orang membawa saputangan atau kain yang pernah dipakai oleh Paulus dan meletakkannya atas orang sakit, maka lenyaplah penyakit mereka dan keluarlah roh-roh jahat.
Kisah Para Rasul 14:3, 19:11-12

II. Fungsi dan Guna Penumpangan Tangan
Di dalam Alkitab ada beberapa hal yang berkaitan dengan penumpangan tangan.

A. Penumpangan tangan untuk menerima berkat-berkat Allah.

1. Yakub/ Israel meletakkan tangan pada kedua anak dari Yusuf yaitu Efraim dan Manasye untuk memberkati mereka. Kejadian 48:9,14,20

2. Nabi Elisa meletakkan tangan pada tangan raja Yoas dan bernubuat tentang masa depan raja Yoas yang berkemenangan . 2 Raja-raja 13:16-17


3. Tuhan Yesus meletakkan tangan pada anak-anak untuk memberkati mereka Markus 10:13-15

B. Penumpangan tangan untuk persiapan seseorang dalam pelayanannya

1. Musa mempersiapkan Yosua untuk menjadi pemimpin
Ulangan 34:9, Bilangan 27:15-23

2. Orang –orang Israel mempersiapkan imam-imam Lewi sebelum mereka melayani dengan meletakkan tangan atas mereka.
Bilangan 8:5-15

3. Diaken-diaken diteguhkan dalam pelayanan mereka oleh penumpangan tangan. Kisah Para Rasul 6:1-7

4. Di dalam pengutusan seseorang untuk melayani ditempat lain. Kisah Para Rasul 13:2-3

5. Penumpangan tangan untuk menerima karunia-karunia Roh Kudus. 1 Timotius 4:14

6. Sebagai pembagian / impartasi. Roma 1:11-12

Karena itulah kuperingatkan engkau untuk mengobarkan karunia Allah yang ada padamu oleh penumpangan tanganku atasmu. Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban. 2 Timotius 1:6-7

C. Penumpangan tangan untuk melayani kebutuhan-kebutuhan orang lain.
Roh Kudus telah memilih dan memakai orang–orang percaya sebagai alat untuk Pekerjaan-Nya.

1. Penumpangan tangan untuk menerima Baptisan Roh Kudus.

 Rasul Petrus dan Yohanes menumpangkan tangan atas orang–orang Samaria:  Ketika rasul-rasul di Yerusalem mendengar,  bahwa tanah Samaria telah menerima firman Allah, mereka mengutus Petrus dan Yohanes ke situ. Setibanya di situ kedua rasul itu berdoa, supaya orang-orang Samaria itu beroleh Roh Kudus. Sebab Roh Kudus belum turun  di atas seorang pun di antara mereka, karena mereka hanya dibaptis dalam nama Tuhan Yesus. Kemudian keduanya menumpangkan tangan di atas mereka, lalu mereka menerima Roh Kudus.
Kisah Para Rasul 8:14-17

Tuhan Yesus menyuruh Ananias menumpangkan tangan ke atas Saulus: Lalu pergilah Ananias ke situ dan masuk ke rumah itu. Ia menumpangkan tangannya ke atas Saulus, katanya: ”Saulus, saudaraku, Tuhan Yesus, yang telah menampakkan diri kepadamu di jalan yang engkau lalui, telah menyuruh aku kepadamu, supaya engkau dapat melihat lagi dan penuh dengan Roh Kudus.” 
Kisah Para Rasul 9:17

Rasul Paulus menumpangkan tangan atas orang–orang Efesus:
Dan ketika Paulus menumpangkan tangan di atas mereka, turunlah Roh Kudus ke atas mereka, dan mulailah mereka berkata-kata dalam bahasa roh dan bernubuat.
Kisah Para Rasul 19:6

2. Penumpangan tangan untuk kesembuhan.

Salah satu tanda orang percaya ialah meletakkan tangan atas orang–orang sakit maka mereka akan sembuh. Penumpangan tangan ialah salah satu cara untuk menerima kesembuhan Ilahi,Tuhan Yesus menumpangkan tangan pada orang sakit: Ketika matahari terbenam, semua orang membawa kepada-Nya orang-orang sakitnya, yang menderita beracam-macam penyakit. Ia pun meletakkan tangan-Nya atas mereka masing-masing dan menyembuhkan mereka. Lukas 4:40

Maka datanglah seorang yang sakit kusta kepada-Nya, lalu sujud menyembah Dia dan berkata: “Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku.” Lalu Yesus mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata: “Aku mau, jadilah engkau tahir.” Seketika itu juga tahirlah orang itu dari pada kustanya. Matius 8:2-3


 
Rasul Paulus mengikuti contoh Tuhan Yesus:
Ketika itu ayah Publius terbaring karena sakit demam dan disentri. Paulus masuk ke kamarnya; ia berdoa serta menumpangkan tangan ke atasnya dan menyembuhkan dia. Sesudah peristiwa itu datanglah juga orang-orang sakit lain dari pulau itu dan mereka pun disembuhkan juga. Kisah Para Rasul 28:8-9

Setiap orang percaya, juga diberi kuasa untuk meletakkan tangan atas orang sakit dan mereka akan sembuh: Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.” Markus 16:17-18

Tuhan Yesus berfirman:
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barang siapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa; dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak. Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya. Yohanes 14:12-14

Kesimpulan:
Pelayanan penumpangan tangan ialah: Mengikut sertakan semua orang percaya dalam pelayanan di dalam otoritas dan kuasa dari Roh Kudus.


Sebab itu semua orang percaya harus tunduk pada pimpinan Roh Kudus supaya pelayanannya dapat bertumbuh dan berkembang, baik itu kesembuhan Ilahi atau yang menyangkut otoritas rohani. Dan setiap orang percaya harus selalu siap untuk melayani sesama anggota tubuh Kristus, maupun orang –orang yang belum percaya, supaya nama Tuhan Yesus dimuliakan. (Matius 20:26-28)

Saudara-saudaraku yang kekasih,
marilah kita saling mengasihi,
sebab kasih itu berasal dari Allah;
dan setiap orang yang mengasihi,
lahir dari Allah dan mengenal Allah.
1Yohanes  4:7

8/15/2014

(Bab 5) KESELAMATAN

5
KESELAMATAN

Allah menciptakan dunia ini dan manusia dalam keadaan yang baik. Supaya manusia bisa bersekutu dengan Allah. Tetapi karena manusia memilih untuk tidak taat kepada perintah Allah untuk tidak makan buah pengetahuan baik dan jahat. Akibatnya manusia jatuh dalam dosa. Dan sejak itu dosa telah menjalar kepada seluruh umat manusia.

"Seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa." Roma 5:12.

Akibat Dosa
- Dosa menjalar ke seluruh manusia - Roma 5:12
- Kematian menimpa seluruh manusia - Roma 5:12
Tiga macam kematian:
1. Kematian fisik - Pemisahan roh dari tubuh
2. Kematian rohani - Pemisahan roh dari Allah
3. Kematian kekal - Pemisahan roh dan jiwa dari Allah untuk selamanya.
- Hukuman dan neraka menanti orang berdosa Daniel 12:2, Matius 25:46, disebutkan bahwa manusia yang berdosa akan masuk ke dalam tempat siksaan kekal.

"Orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan, ia dilemparkan ke dalam lautan api"  Wahyu 20:11-15.

Jalan Dan Cara Manusia
- Beragama - manusia berusaha kembali kepada Allah dengan berbagai macam agama. Semua agama mengajarkan hal-hal yang baik hanya caranya saja yang tidak sama dalam mencapai tujuannya ke Surga.
Tetapi keadaan Surga beda dengan dunia, dan yang berhak menentukan siapa yang boleh masuk Surga dan caranya adalah Allah sendiri bukannya manusia. Allah menyatakan hanya ada satu jalan menuju Surga yaitu melalui pribadi Tuhan Yesus Kristus. (Yohanes 14:6; Kisah Para Rasul 4:12)

- Berbuat baik dan amal - Dalam Titus 3:5 manusia diselamatkan bukan karena perbuatan baik tetapi oleh rahmat Allah.

- Yesaya 64:6 menyatakan: Demikianlah kami sekalian seperti seorang najis dan segala kesalehan kami seperti kain kotor. Sekalipun manusia telah berusaha berbuat baik bahkan mungkin berkorban menyerahkan nyawanya sendiri, tetapi semuanya itu tetap tidak ada faedahnya, karena tidak mencapai standar Allah dan tidak dapat menyelamatkan mereka dari hukuman Allah.

Jalan Keselamatan
Yesus adalah jalan keselamatan satu-satunya.
Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku" Yohanes 14:6


 
Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit initidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan. Kisah Para Rasul 4:12.
Jalan keselamatan itu ditempuh dengan beriman kepada Yesus Kristus.

Langkah-Langkah Pertobatan

1. Pertobatan
Arti pertobatan adalah perubahan pikiran. Orang yang bertobat akan menjauhi dan berpaling dari dosa dan berbalik kepada Allah.
 "Sebab dukacita menurut kehendak Allah menghasilkan pertobatan yang membawa keselamatan dan yang tidak akan disesalkan, tetapi dukacita yang dari dunia ini menghasilkan kematian."  2 Korintus 7:10

Buah-buah pertobatan
• Pengakuan dosa (1 Yohanes 1:9)
• Meninggalkan dosa dan berpaling kepada Allah (Mazmur 119:58-60)
• Membenci dosa (Mazmur 97:10)
• Kerinduan untuk pengampunan (Mazmur 25:11)
• Pembayaran balik milik orang lain apabila perlu
(Lukas 18:13)

Siapa menyembunyikan pelanggarannya
tidak akan beruntung,
tetapi siapa yang mengakuinya
dan meninggalkannya
akan disayangi.
Amsal 28:13 

2. Beriman
Iman adalah ketaatan dalam meresponi apa yang dikatakan Allah.
"Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat" Ibrani 11:1

Iman berarti mempunyai kepercayaan, jaminan atau keyakinan terhadap orang lain atau perkataannya.

Beriman kepada Allah melibatkan perubahan dari percaya kepada diri sendiri menjadi percaya kepada Allah. Kita lepaskan semua pengetahuan kita yang terbatas dan mulai menerima pengetahuan yang tidak terbatas dari Allah.

Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia. Ibrani 11:6

3. Menerima Yesus
Dalam Wahyu 3:20 Yesus berkata: “Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok;  jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersa-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.”

Jika anda belum pernah mengundang Dia, berdoalah sekarang ini juga:
• Mintalah pengampunan akan segala dosa.(Mazmur 32:5)
• Relakanlah hatimu dan bertobatlah. (Wahyu 3:19)
• Bukalah hati kamu selebar-lebarnya. (2Korintus 6:13)
• Undanglah Dia masuk sebagai Tuhan Juruselamat. (Wahyu 3:20)
• Milikilah iman dan percaya bahwa Dia memeteraikan kita dengan Roh Kudus. (Efesus 1:13)
• Ucapkan syukur kepada Tuhan. (Kolose 2:6-7)

4. Pengakuan
Roma 10:9-10 “Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.

Arti iman: Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. Ibrani 11:1

Tanpa iman mustahil manusia diperkenan Allah.
Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia. Ibrani 11:6
Hasil dari iman kita kepada Yesus Kristus:
1. Dosa kita diampuni dan memperoleh keselamatan, karena kasih karunia Efesus 2:8,9
2. Kita dibenarkan Roma 3:28
3. Doa kita dikabulkan 1Yohanes 5:13-15
4. Tubuh kita disembuhkan 1 Petrus 2:24, Matius 9:22,
5. Kita memperoleh hidup kekal Yohanes 10:28

Semuanya itu kutuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya kepada nama Anak Allah, tahu, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal.
Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya.
Dan jikalau kita tahu, bahwa Ia mengabulkan apa saja yang kita minta, maka kita juga tahu, bahwa kita telah memperoleh segala sesuatu yang telah kita minta kepada-Nya.1 Yohanes 5:13-15

5. Kelahiran kembali
"Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah."

"Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah. Yohanes 3:3,5

Untuk mengetahui bagaimana proses kelahiran kembali bacalah buku "Kunci Kerajaan Allah"

Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya. Orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah. Yohanes 1:12,13

6. Pengangkatan Anak
Pengangkatan anak merupakan anugerah dimana Allah menempatkan kita yang menerima Yesus Kristus, dalam kedudukan sebagai anak-anak, serta menganugerahi kita segala hak dan keistimewaan sebagai anak. Pengangkatan merupakan perubahan pangkat dan kedudukan kita. hal ini bersangkutan dengan hak istimewa kita sebagai anak-anak. Ketika kita dijadikan anak-anak Allah dengan jalan menerima Yesus Kristus (Yohanes 1:12), Allah tidak lagi memperlakukan kita sebagai hamba tetapi sebagai anak-anak yang sudah menerima "Kuasa menjadi anak-anak Allah"  sebagai pewaris-pewaris Kerajaan Allah.