Selamat datang di Crent Regeneration.

Terimakasih atas kunjungan anda.
"Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah,"
"Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri. Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya."(Ef 2:19,8-10)

4/03/2011

"BELAJARLAH PADA-KU"

"Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.

Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan."
(Matius 11:29-30)

Belajar mengenal Kristus. (Efesus 4:20)

Belajar hukum-hukum-Mu yang adil. (Mazmur 119:7)

Belajar ketetapan-ketetapan-Mu. (Mazmur 119:71

Belajar perintah-perintah-Mu. (Mazmur 119:73)

Belajar berbuat baik; (Yesaya 1:17)

Belajar apa yang benar. (Yesaya 26:9)

Belajar menjadi taat. (Ibrani 5:8)

Belajar dan beroleh kekuatan. (1Korintus 14:31)

Belajar melakukan pekerjaan yg baik. (Titus 3:14)

Belajar kasih mengasihi dari Allah. (1Tesalonika 4:11)

Belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan. (Filipi 4:11)

Belajar berbakti kepada kaum keluarganya sendiri dan membalas budi orang tua dan nenek mereka, karena itulah yang berkenan kepada Allah. (1Timotius 5:4)

Published with Blogger-droid v1.6.7

3/29/2011

"MUSLIHAT vs PEDANG ROH"

"MUSLIHAT IBLIS vs PEDANG ROH"
selama kita masih hidup di bumi ini, iblis mempunyai kesempatan untuk mencoba menjejalkan pemikiran-pemikiran tertentu kedalam kepala kita. Dalam hal itu, kita sama sekali tidak bisa menghindar dari kejarannya.
Iblis memakai senjata-senjata duniawi. Ia menyerang kita melalui panca indra kita, tetapi kita diberi tahu, bahwa senjata-senjata kita bersifat rohani.
Pedang kita adalah pedang milik Roh Kudus sendiri,
yaitu Firman Allah.
Yang melindungi kita adalah prisai iman. Kasut yang kita kenakan adalah Injil sejahtera dan berbaju zirahkan kebenaran.
Sedangkan yang menutupi kepala kita adalah ketopong keselamatan.

"Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis; karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara. Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu. Jadi berdirilah tegap, berikatpinggangkan kebenaran dan berbajuzirahkan keadilan, kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera; dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat, dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah,"(Efesus 6:11-17)

kita tidak terikat kepada dunia yang secara fisik, yang alami, dan yang kelihatan mata ini. Kita diperlengkapi dengan persenjataan yang rohani. Kita juga memiliki nama Yesus.

"karena senjata kami dalam perjuangan bukanlah senjata duniawi, melainkan senjata yang diperlengkapi dengan kuasa Allah, yang sanggup untuk meruntuhkan benteng-benteng."(2Kor 10:4)
Mari saudara jangan beri kesempatan kepada iblis.Beritakan kabar kesukaan ini kepada saudara kita yang laìn.(RM)

Published with Blogger-droid v1.6.7

3/17/2011

Jesus is our saviour: Kesaksian 26 : Surga itu nyata

Jesus is our saviour: Kesaksian 26 : Surga itu nyata: "Surga Itu Nyata [PDF]    [DOC]  [Main/English]       Pembawa Acara (Bill ..."

"IKUTLAH AKU"

"IKUTLAH AKU"
Yesus melihat seorang yang bernama Matius duduk di rumah cukai,lalu Ia berkata kepadanya:"Ikutlah Aku." Maka berdirilah Matius lalu mengikut Dia.kemudian ketika Yesus makan di rumah Matius,datanglah banyak pemungut cukai dan orang berdosa dan makan bersama-sama dengan Dia dan murid-murid-Nya. Pada waktu orang Farisi melihat hal itu,berkatalah mereka kepada murid-murid Yesus: "Mengapa gurumu makan bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?" Yesus mendengarnya dan berkata: Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit. Jadi pergilah dan pelajarilah arti firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, karena Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa."(Mat 9:9-13)

Tuhan tidak mencari orang yang merasa dirinya benar, tetapi Ia mencari orang berdosa supaya mereka dibenarkan dan dikuduskan. Sesungguhnya, di muka bumi ini tidak ada manusia yang dibenarkan, seperti yang tercatat dalam Alkitab,

"TUHAN memandang ke bawah dari sorga kepada anak-anak manusia untuk melihat, apakah ada yang berakal budi dan yang mencari Allah. Mereka semua telah menyeleweng, semuanya telah bejat; tidak ada yang berbuat baik, seorangpun tidak."(Mazm 14:2,3)

Allah hanya membutuhkan manusia yang merendahkan dirinya dan mau mengakui bahwa ia membutuhkan Allah. Apabila ada manusia yang merasa dirinya benar seperti orang Farisi, orang itu akan tetap tinggal dalam dosa. Bila Yesus menyatakan diri-Nya sebagai sahabat orang berdosa, bagaimana dengan gereja Allah? Kita harus bertobat bila selama ini kita kurang menjangkau orang-orang yang terhilang. Kita terlalu terpaku untuk melayani orang-orang yang "bersih"(menurut pandangan kita) dan kita mengabaikan mereka yang ada di jalan-jalan,di penjara,dan di daerah kumuh. Kita enggan berurusan dengan penjahat, betul? Ah, lebih aman dan lebih menguntungkan bila kita berurusan dengan orang-orang kaya dan orang-orang "bersih" saudaraku, ini bukanlah panggilan gereja Allah. Lihatlah, di sekitar kita banyak orang berdosa dan orang-orang terluka yang ingin mengalami kasih Allah. Mereka tidak tahu di mana dan bagaimana mereka dapat menemukan Yesus. Siapakah yang akan mendamaikan mereka kepada Yesus, ketika mereka berseteru dengan Allah kalau bukan kita? Yesus berkata: IKUTLAH AKU, IKUTILAH AKU, CONTOHLAH AKU, TELADANILAH AKU. (Crent)

Published with Blogger-droid v1.6.7

Jesus is our saviour: AKHIR ZAMAN (LEFT BEHIND, TANDA ANTIKRISTUS)

Jesus is our saviour: AKHIR ZAMAN (LEFT BEHIND, TANDA ANTIKRISTUS): "AKHIR ZAMAN (LEFT BEHIND, TANDA ANTIKRISTUS)Oleh : Sandra Sadiq Ini adalah kesimpulan dari pesan Akhir Z..."

3/16/2011

"HAMDOS"

"Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang berbuat dosa, adalah hamba dosa."

"Apakah kamu tidak tahu, bahwa apabila kamu menyerahkan dirimu kepada seseorang sebagai hamba untuk mentaatinya, kamu adalah hamba orang itu, yang harus kamu taati, baik dalam dosa yang memimpin kamu kepada kematian, maupun dalam ketaatan yang memimpin kamu kepada kebenaran?
Tetapi syukurlah kepada Allah! Dahulu memang kamu hamba dosa, tetapi sekarang kamu dengan segenap hati telah mentaati pengajaran yang telah diteruskan kepadamu."

"Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa."

"Sebab waktu kamu hamba dosa, kamu bebas dari kebenaran."

"Tetapi sekarang, setelah kamu dimerdekakan dari dosa dan setelah kamu menjadi hamba Allah, kamu beroleh buah yang membawa kamu kepada pengudusan dan sebagai kesudahannya ialah hidup yang kekal." Haleluya..
(Yohanes 8:34, Roma 6:16,17,6,20,22)

Published with Blogger-droid v1.6.7

3/15/2011

"HAMBA UANG vs CINTA UANG"

Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: "Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau."

Tetapi mereka yang ingin kaya terjatuh ke dalam pencobaan, ke dalam jerat dan ke dalam berbagai-bagai nafsu yang hampa dan yang mencelakakan, yang menenggelamkan manusia ke dalam keruntuhan dan kebinasaan.
Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.

Apakah faedahnya yang diperoleh manusia dari segala usaha yang dilakukannya dengan jerih payah di bawah matahari dan dari keinginan hatinya?
Seluruh hidupnya penuh kesedihan dan pekerjaannya penuh kesusahan hati, bahkan pada malam hari hatinya tidak tenteram. Inipun sia-sia.
Tak ada yang lebih baik bagi manusia dari pada makan dan minum dan bersenang-senang dalam jerih payahnya. Aku menyadari bahwa inipun dari tangan Allah.
Karena siapa dapat makan dan merasakan kenikmatan di luar Dia?
orang yang dikaruniai Allah kekayaan, harta benda dan kemuliaan, sehingga ia tak kekurangan suatupun yang diingininya, tetapi orang itu tidak dikaruniai kuasa oleh Allah untuk menikmatinya, melainkan orang lain yang menikmatinya! Inilah kesia-siaan dan penderitaan yang pahit.

Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia mengaruniakan hikmat, pengetahuan dan kesukaan, tetapi orang berdosa ditugaskan-Nya untuk menghimpun dan menimbun sesuatu yang kemudian harus diberikannya kepada orang yang dikenan Allah. Inipun kesia-siaan dan usaha menjaring angin.

Aku telah melihat pekerjaan yang diberikan Allah kepada anak-anak manusia untuk melelahkan dirinya.
Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir.

Aku tahu bahwa segala sesuatu yang dilakukan Allah akan tetap ada untuk selamanya; itu tak dapat ditambah dan tak dapat dikurangi; Allah berbuat demikian, supaya manusia takut akan Dia.

Peringatkanlah kepada orang-orang kaya di dunia ini agar mereka jangan tinggi hati dan jangan berharap pada sesuatu yang tak tentu seperti kekayaan, melainkan pada Allah yang dalam kekayaan-Nya memberikan kepada kita segala sesuatu untuk dinikmati.
Peringatkanlah agar mereka itu berbuat baik, menjadi kaya dalam kebajikan, suka memberi dan membagi dan dengan demikian mengumpulkan suatu harta sebagai dasar yang baik bagi dirinya di waktu yang akan datang untuk mencapai hidup yang sebenarnya.

(Ibr 13:5,1Tim 6:9,10, Pkh 2:22-25, Pkh 6:2. Pkh 2:26, Pkh 3:10,11,14, 1Tim 6:17-19)
Published with Blogger-droid v1.6.7